Bahan Pencerah Wajah


 


Hi, Beauties welcome to my beauty jurnal membahas chemical ingridients with me. Akhir-akhir ini lagi gencar dan di cari dimana mana, apa itu ?  Ya….apa lagi kalau bukan produk pencerah wajah. Banyak dari beauties yang mengeluhkan wajah kusam karena seringnya terpapar matahari. Well Indonesia memang merupakan Negara yang beriklim tropis dan di sinari matahari sepanjang tahun jadi karena paparan sinar matahari yang terlalu sering akan membuat kulit menjadi gelap apa lagi jika beuties lupa memakai sunscreen. Saat terpapar sinar matahari tubuh langsung memproduksi pigmen yang bernama melanin untuk memperbaiki dan sebagai bentuk perlindungan untuk sel-sel yang terganggu oleh radiasi. Nah, pigmen melanin inilah yang membuat kulit tampat lebih gelap. Back to the topic nih…..kira kira kandungan skincare apa ya yang bisa  mencerahkan warna kulit ? Berikut penjelasannya :

Vitamin C

Vitamin C yang bentuk utamanya yaitu asam askorbat, merupakan golongan vitamin antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang berbahaya untuk kulit . Fungsi anti oksidan, antara lain mencegah kerusakan sel dan jaringan kulit, melindungi kulit dari paparan radikal bebas dan mencegah penuaan dini. Nah selain itu vitamin C juga dapat merangsang pertumbuhan kolagen yang dapat mengurangi kerutan dan juga terbukti efektif untuk mencerahkan kulit karena dapat menurunkan produksi melanin atau pigmen warna kulit.

Jenis-jenis Vitamin C dalam Skincare

dalam serum menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta skincare karena kandungan nutrisi didalamnya mampu meremajakan kulit. Selain itu, kandungan vitamin C cukup efektif untuk mengatasi keriput dan kulit berjerawat sehingga kulit tampak sehat dan bercahaya. Berikut jenis-jenis vitamin C dalam skincare, di antaranya:

·         L-Ascorbic Acid (LAA)

L-Ascorbic Acid (LAA) terbukti efektif dan ampuh untuk mencerahkan kulit. Namun jenis ini tergolong kurang stabil bagi beberapa jenis kulit dan berisiko iritasi apabila digunakan pada kulit sensitif atau dengan dosis tinggi. Vitamin C LAA cocok untuk kulit normal dan berminyak di mana beberapa fungsinya ialah memperkuat jaringan, melindungi kulit dari beragam penyakit, dan menyembuhkan luka.

·         Magnesium Ascorbyl Posphate

 Magnesium ascorbyl phosphate merupakan salah satu jenis kandungan vitamin C dalam skincare yang cocok untuk jenis kulit sensitif atau kering. Selain itu, magnesium ascorbyl phosphate memiliki bentuk stabil dan mampu mengurangi risiko iritasi pada kulit wajah. Magnesium ascorbyl phosphate memiliki sifat mirip l-ascorbic acid yaitu water-soluble atau dapat larut di dalam air.

·         Ascorbyl Palmitate

Dari beragam jenis-jenis vitamin C dalam skincare, ascorbyl palmitate merupakan salah satu kandungan vitamin C yang mampu menangkal radikal bebas dan tergolong stabil. Ascorbyl palmitate mampu larut di dalam minyak sehingga banyak ditemukan pada jenis skincare berbahan dasar minyak untuk melindungi kulit dari tanda penuaan dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak.

·         Sodium Ascorbyl Posphate

Sodium ascorbyl pospate salah satu jenis kandungan vitamin C dalam skincare yang tergolong lembut bagi kulit. Kandungan sodium ascorbyl phosphate mampu mencerahkan kulit dan melawan radikal bebas secara efektif karena mengandung antioksidan. Selain itu, warna kulit wajah menjadi merata dan pelengkap baik sebagai anti jerawat dengan kandungan salicylic acid dan benzoyl peroxide.

·         Ascorbyl Glucosamine

Kandungan vitamin C di dalam skincare dipercaya ampuh dalam mengatasi hiperpigmentasi pada kulit. Bagi Anda yang mencari kandungan vitamin C untuk mengatasi masalah tersebut maka ascorbyl glucosamine solusinya. Ini karena ascorbyl glucosamine memiliki kandungan antioksidan dan skin-brightening properties yang baik untuk kulit wajah.

Nah tadi merupakan turunan dari vitamin C yang bisa kamu cari dalam skincare yang akan kamu beli. Sebelum membeli beauties perlu tau kalo ada beberapa chemical ingridients yang ga cocok di pakai bersamaan dengan vitamin C dan jika di paksakan bias menyebabkan breakout di wajah beuties berikut penjelasannya :

·         Retinol

Senyawa ini bermanfaat untuk mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan pada wajah, serta dapat membantu produksi kolagen pada kulit, sehingga kerap dijumpai pada produk anti aging.

Namun memakai produk skincare dengan kandungan retinol dan vitamin C secara bersamaan dapat menyebabkan masalah serius pada kulit, seperti iritasi, kemerahan, dan mengelupas. Solusinya Anda dapat menggunakan skincare dengan kandungan vitamin C di pagi hari, sedangkan retinol akan bekerja dengan baik di malam hari.

·         Niacinamide

Niacinamide berfungsi untuk membentuk protein pada kulit dan mampumengatasi warna kulit yang tak merata, mengecilkan pori-pori, serta mencegahgaris-garis halus dan kerutan.

Meskipun demikian, niacinamide tidak dapat digabungkan dengan vitamin C. Sebab vitamin C dapat membatalkan semua proses kimiawi yang dihasilkan oleh niacinamide. Sehingga jika keduanya digunakan secara bersamaan dapat mengakibatkan kulit jadi kemerahan dan memicu jerawat.

Benzoil peroksida sering ditemukan dalam produk skincare untuk pengobatan jerawat, bahan ini dapat membersihkan bakteri penyebab jerawat serta mencegah kulit kering dan kasar.

Sedangkan vitamin C memberikan efek yang berlawanan dengan benzoil peroksida, sehingga Anda tidak dapat menggunakan kedua bahan ini secara bersamaan serta dapat mengakibatkan iritasi.

·         AHA/BHA

Alpha hydroxy acids (AHA) dan Beta hydroxy acids (BHA) adalah kandungan skincare yang bisa mengelupas atau mengeksfoliasi. AHA dapat membantu memperbarui kulit, sedangkan BHA mampu menghilangkan sel-sel kulit mati dan sebum berlebihan. AHA/BHA tidak dapat digunakan bersamaan dengan vitamin C sebab dapat memicu iritasi pada kulit. Namun Anda dapat menggunakan vitamin C di pagi hari, sedangkan AHA/BHA bekerja lebih baik di malam hari.

·         Benzoil peroksida

Benzoil peroksida sering ditemukan dalam produk skincare untuk pengobatan jerawat, bahan ini dapat membersihkan bakteri penyebab jerawat serta mencegah kulit kering dan kasar. Sedangkan vitamin C memberikan efek yang berlawanan dengan benzoil peroksida, sehingga Anda tidak dapat menggunakan kedua bahan ini secara bersamaan serta dapat mengakibatkan iritasi.

setelah vitamin C bahan kimia yang dapat mencerahkan selanjutnya adalah :

Alpha Arbutin

Kandungan pencerah wajah dalam skincare yang pertama dalah Alpha arbutin. Bahan aktif satu ini didapat dari ekstrak bear berry, sehingga dapat digolongkan sebagai bahan alami.

Alpha Arbutin kian dikenal karena banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit wajah khas Korea Selatan. Kandungan ini membantu mencerahkan kulit dengan menghambat pembentukan melanin serta menghambat produksi tyrosinase.

Seperti yang diketahui, baik melanin serta tyrosinase memiliki peranan besar dalam pigmentasi kulit. Sehingga bila produksi keduanya kian sedikit, maka wajah pun akan jadi lebih cerah secara alami.

Pada dasarnya, Alpha arbutin merupakan bentuk turunan dari hydroquinone. Meski begitu kandungan pencerah wajah dalam skincare ini sangat minim menimbulkan iritasi dan bersifat lembut sehingabisa digunakan bersamaan dengan bahan pencerah lainnya seperti asam kojic, vitamin C, niacinamide. Alpha arbutin juga tergolong aman digunakan bersamaan dengan retinol karena sifatnya yang stabil.

Alpha arbutin juga bias di gunakan sedetalh melakukan chemical peeling karena sifatnya yang melembabkan kulit jadi dapat membantu kulit terhindar dari iritasi setelah peeling berebeda dengan vitamin C dan niacinamide yang kontra dengan AHA dan BHA.


Chromabright

Chromabright adalah salah satu kandungan pencerah kulit wajah dalam skincare yang juga cukup efektif untuk mengatasi berbagai masalah pigmentasi. Seperti kulit yang kusam, warna tidak merata, hingga bintik-bintik hitam penuaan atau bekas jerawat membandel.

Kandungan ini secara khusus bekerja menghambat produksi melanin yang terlalu berlebihan, sehingga bisa membantu meningkatkan kecerahan kulit dengan lebih efektif dan cepat.

Tak hanya itu, chromabright pun bisa disejajarkan dengan hydroquinone. Meski begitu, kandungan ini telah teruji jauh lebih aman dan ramah ketika diaplikasikan ke wajah. Chroma bright tidak memberikan efek sitotoksik, reaksi iritasi atau sensitiasi yang berbahaya seperti hydroquinone.

Bahkan, saking ampuhnya chromabright diklaim bisa bekerja lebih ampuh dibandingkan dengan pencerah lain, sepeti asam kojic, alpha arbutin, maupun vitamin C.


Niacinamide

Niacin yang merupakan bentuk lain dari vitamin B3 ini, dikenal efektif dalam membantu mencegah pembentukan melanin ke lapisan kulit terluar.niacinamide juga dapat membantu memperbaiki skinbarier sobat beuties karena niacinamide meningkatkan produksi ceramide yang membantu menjaga struktur dan kelembapan skinbarier

Tak cuma mencerahkan, niacinamide pun dapat bekerja aktif dalam menjaga keremajaan kulit. Termasuk membuatnya selalu terasa kencang, tidak mudah kering, hingga selalu cerah alami.

Selain itu, kandungan antiinflamasi dalam niacinamide pun terbilang sangat bagus untuk menghilangkan berbagai tanda peradangan, termasuk kemerahan dan mendukung fungsi skin barrier kamu.

Niacinamide tidak bias digunakan bersamaan dengan Vitamin C karena dapat mengurangi efektivitas kedua bahan ini dan juga menikatkan resiko iritasi bagi kulit.


AHA dan BHA

AHA dan BHA adalah duo agen yang sangat terkenal akan kemampuannya dalam membantu mencerahkan kulit wajah. Bahkan kombinasi kedua bahan ini pun diklaim bekerja cepat dalam meningkatkan kesehatan dan kecerahan kulit.

AHA (Glycolic Acid) dan Salicylic Acid (BHA) dapat bekerja sebagai peeling wajah dan membantu proses eksfoliasi sel kulit mati (peeling) dari permukaan kulit. Yang kemudian akan membuat proses regenerasi sel kulit baru akan jauh lebih optimal.

Sebab, ketika sel kulit mati terangkat maka jaringan kulit akan mengirimkan signal untuk meregenerasi diri. Hasilnya sel baru yang jauh lebih sehat akan tumbuh dan menggantikan sel mati yang telah terangkat sebelumnya.

Inilah yang akhirnya memberikan perubahan besar pada penampilan dan tekstur kulit, misalnya dengan membuatnya lebih cerah dan terasa halus.


Asam Kojic

Kandungan pencerah wajah dalam skincare selanjutnya adalah asam kojic. Ya, bahan yang mulanya diperkenalkan oleh Jepang ini, telah lama menjadi rahasia untuk merawat kecantikan dan kecerahan kulit wajah perempuan Asia.

Asam kojic sebenarnya dibuat dari kristal ecil yang ditemukan dalam jamur tertentu. Fungsi utamanya adalah dengan mencegah pembentukan tirosin, yakni protein yang memiliki peranan yang sangat besar untuk memproduksi sel pigmen melanin.

Karennaya, asam kojic pun bisa membantu meningkatkan kecerahan kulit dan memudarkan noda-noda hitam dengan optimal.

Tak hanya itu, asam kojic pun terbilang ramah untuk semua jenis kulit. Kamu bisa dengan mudah menemukan kandungan ini di berbagai produk perawatan kecantikan, mulai dari facial bar soap, krim wajah, serum, dan masih banyak lainnya.


Retinol

Retinol merupakan turunan vitamin A yang banyak digunakan ubtuk permasalahan kulit seperti jerawat dan penuaan kulit karena retinol bekerja dengan menigkatkan produksi kolagen hingaa memperlambat tanda tanda penuaan selain itu retinol juga bekerja dengan menenangkan sel sel kulit yang menghasilkan melanin yang bertanggung jawab atas perubahan warna kulit  lainnya memiliki sifat photosensitive, artinya bisa cukup sensitif di bawah sinar matahari.

Karenanya, penggunaan retinol biasanya dicampurkan dalam formula krim malam atau dikombinasikan dengan bahan-bahan melembapkan serta mendukung fungsi skin barrier kulit.

Bahan-bahan yang tidak boleh digunakan bersaman dengan retinol adalah AHA dan BHA, benzoil peroxide, asam salisilat karena bahan ini sejenis dengan retinol dan dapat beresiko membuat kulit kemerahan, mengelupas, hingga iritasi.


Hyaluronic Acid

Meski lebih dikenal akrena kemampuannya dalam melembapkan dan menutrisi kulit. Jika digunakan secara rutin, hyaluronic acid pun diketahui dapat meningkatkan penampilan dan tekstur kulit wajah kamu.

Hyaluronic acid pun bisa mendorong produksi kolagen, menjaga kadar air dalam jaringan kulit, pun merangsang proses regenerasi sel baru.

Inilah yang akan membuat perubahan pada tampilan kulit secara umum, menjadikannya tampak kenyal, sehat, dan terlihat cerah merona.


Bakuchiol

Diperioleh dari ekstrak biji dan daun dari tumbuhan Babchi, bakuchiol merupakan salah satu kandungan skincare untuk mencerahkan kulit lainnya.

Bahan ini pun dinilai sama efektifnya dengan retinoid. Namun lebih aman digunakan oleh semua jenis kulit wajah, termasuk untuk kulit sensitifnya.

Nah, itu adalah Sembilan jeni kandungan pencerah wajah dalam skincare yang bisa membantumu mengatasi masalah warna kulit yang tidak rata maupun kusam.

Beberapa kandungan di atas pun dapat bekerja ganda, yakni bisa membuat bintik-bintik penuaan di kulit tersamarkan, bersamaan dengan garis halus dan kerutan yang ada.

Akhirnya, tak hanya mencerahkan, kandungan-kandungan ini pun akan memelihara kecantikan kulit dengan lebih baik dan membuatnya tampak awet  muda.



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer